Tugu Ompu Simataraja Simarmata

Monumen Bersejarah dan Simbol Persatuan Pomparan Simarmata

Kembali ke Sejarah Tugu Ompu Simataraja Simarmata

Sejarah Tugu Ompu Simataraja Simarmata

Tahun Mulai

1972 - Gagasan awal

Tahun Selesai

1990 - 17 tahun pembangunan

Lokasi

Toguan, Negeri Simarmata, Pulau Samosir

1972

Gagasan pembangunan tugu muncul atas prakarsa M.A. Simarmata melalui surat yang dikirim kepada para tokoh Simarmata di berbagai daerah.

28 Januari 1973

Dibentuk Pengurus Pusat Punguan Simarmata dan Boruna se-Indonesia sekaligus Panitia Pembangunan Tugu Ompu Simataraja di Kota Medan.

26 Juni 1973

Peletakan batu pertama pembangunan tugu di Toguan, Negeri Simarmata, Pulau Samosir.

1990

Pembangunan Tugu Ompu Simataraja Simarmata selesai setelah melalui proses panjang selama kurang lebih 17 tahun.

Tugu Ompu Simataraja Simarmata merupakan monumen bersejarah yang dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur marga Simarmata, yaitu Ompu Simataraja Raja Simarmata beserta istrinya, Ompu Lahatma boru Limbong Sihole. Selain menjadi simbol penghormatan kepada leluhur, tugu ini juga didirikan sebagai lambang persatuan seluruh pomparan Simarmata dan boru yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Gagasan pembangunan tugu muncul pada awal tahun 1972 atas prakarsa M.A. Simarmata. Melalui surat yang dikirim kepada para tokoh Simarmata di berbagai daerah, beliau mengajak seluruh pomparan Simarmata untuk bersatu membangun sebuah tugu di Bonapasogit, Negeri Simarmata, Pulau Samosir. Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari tokoh adat dan masyarakat Simarmata di berbagai daerah.

Sebagai tindak lanjut, dibentuk Punguan Simarmata dan Boruna se-Indonesia yang bertugas menghimpun seluruh keturunan Simarmata, menggalang dana, serta mengoordinasikan pembangunan tugu. Pada tanggal 28 Januari 1973 di Kota Medan, secara resmi dibentuk Pengurus Pusat Punguan Simarmata dan Boruna se-Indonesia yang sekaligus menjadi Panitia Pembangunan Tugu Ompu Simataraja.

Panitia kemudian melakukan survei ke Bonapasogit untuk menentukan lokasi pembangunan. Berdasarkan musyawarah bersama keturunan Ompu Simataraja dan para tokoh adat, dipilihlah kawasan Toguan, Negeri Simarmata, sebagai lokasi pembangunan karena memiliki hubungan erat dengan asal-usul keturunan Simarmata.

Pembangunan tugu diawali dengan peletakan batu pertama pada tanggal 26 Juni 1973. Prosesi tersebut dilaksanakan secara adat dan dihadiri oleh tokoh adat, pemerintah setempat, serta pomparan Simarmata dari berbagai daerah. Dalam kesempatan tersebut juga diucapkan ikrar bersama (Parpadanan) sebagai bentuk komitmen seluruh keturunan Simarmata untuk menyelesaikan pembangunan tugu.

Proses pembangunan tidak berjalan dengan mudah. Berbagai kendala, terutama keterbatasan dana, menyebabkan pembangunan dilakukan secara bertahap. Melalui penggalangan dana, pembentukan panitia di berbagai daerah, dan semangat gotong royong seluruh pomparan Simarmata, pembangunan akhirnya dapat terus dilanjutkan hingga selesai.

Setelah melalui proses yang panjang selama kurang lebih 17 tahun, pembangunan Tugu Ompu Simataraja Simarmata akhirnya selesai pada tahun 1990. Peresmian dilakukan melalui rangkaian upacara adat yang dihadiri oleh tokoh adat, pemerintah, serta pomparan Simarmata dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada kompleks tugu didirikan patung Ompu Simataraja Raja Simarmata dan Ompu Lahatma boru Limbong Sihole sebagai simbol penghormatan kepada leluhur sekaligus pengingat asal-usul seluruh keturunan Simarmata.

Hingga saat ini, Tugu Ompu Simataraja Simarmata tidak hanya menjadi monumen sejarah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan adat, tempat ziarah, serta lokasi berkumpulnya pomparan Simarmata dalam berbagai kegiatan budaya dan kekeluargaan.

Keberadaan tugu ini menjadi simbol persatuan, identitas, dan pelestarian nilai-nilai adat Batak. Bagi setiap keturunan Simarmata, tugu ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kebersamaan, menghormati leluhur, serta meneruskan warisan budaya kepada generasi berikutnya.

Pendiri

M.A. Simarmata (penggagas) & Punguan Simarmata se-Indonesia

Makna

Simbol persatuan, identitas, dan penghormatan kepada leluhur Simarmata